Ginilah Model Kalau tak ade buat, Baik tebak Kate kat Blog Saye.
Kalau memang Orang Melayu pasti Bisa jawab lah ee ðŸ¤
Selamat Datang Semua... Ini adalah Blog Pribadi saya, Semoga ada hikmah disetiap Postingan nya
Ginilah Model Kalau tak ade buat, Baik tebak Kate kat Blog Saye.
Kalau memang Orang Melayu pasti Bisa jawab lah ee ðŸ¤
Suatu Harapan diatas Penderitaan
Menanti Angan diatas Terjang Tangisan
Meniti Duka Langkah Terluka
Terlalu Sibuk pada Sejarah nya
Lupa akan Adaku,
Lupa Akan Pertemanan itu,
Dimalam itu Aku Berdansa,
Bahagia sama Sama
Namun Saat Sangkura kura
Mulai Bergerak Menuju Nya
Aku lupa bahwa aku bukan siapa-siapa
Aku bukan apa2
Dimana kamu mencari?
Apakah Kau akan Senyap sepi...
Aku akan menonton pertunjukan itu...
Akan ku pahami Penokohan mu...
Sayang seribu kali sayang
Aku Terlupakan
Dilupakan dari Kenyataan
Di Bubarkan Pertemanan
Hey...
Gerakan Mentari mengintai Alam...
Heyy...
Kau Pernah Memikirkan Apa ya??
Hey...
Jawab tanya ku...
Hmmmm
Perkataan dalam hati Merasuki...
Mentari menjadi Misteri...
Gelap kekap Melanda Hati!!
Entah Dimana letak diri...
Aku.....
Aku Tak tau ini yang kau rasakan...
Apakah Aku mengerti??
Sadar...
Pernah kah kau Berpidato??
Coba kau pidatoka dirimu...
Dalam hati yang dalam...
Renungkan siapa kau..
Sudahh???
Apa Kah Itu??
Sudahlah Jangan menangis...
Dia bukan Tisumu...
Dia Hanya sebuah Pentul...
Dia hanya Duriii....
Cengeng???
Jangan kau lakukan ini
Hak mu pada mu...
Cinta mu cinta sendiri...
Jangan pikirkan...
Pergi Beranjak,
Akan Kau Temukan Tisu yang Siap Menghapus Air Mata
Ada Satu hal yang tak bisa dibicarakan dari diri ini☺, hehe, kenapa bisa gitu bro, aku bukan Touchscreen hp, Tapi Sensitif ku tinggi, Aku mengerti, aku memahami,
Sadar bro, Jalan cerita kita sangat Berbeda, Dan Dari mana Asal ini kita sudah tau itu,
Aku mengerti kawan, dalam segi ini kita sendiri,
Sendiri menghadapi kisah ini, kisah yang tak berujung mimpi hilang dari sayup Misteri.
Yang aku ragukan disini
Kisah mistis Diri,
Antara Alam Matahari dan alam Surgawi...
Sungguh aku merasa tertandingi,
Aku terjatuh bawah lagi...
Menara sebagai curahan hati...
Memutuskan Sambungan nafas ini..
Sebagai jalur untuk Pergi...
Oh Teman ku...
Apa yang sedang terjadi??
Apa kau Bermimpi??
Atau kau ingin mati??
Tamparlah diriku ini...
Sudah sudahhh
Hadir lagi saya disini, Datang untuk memberikan kesan yang baik bukan Kesan Buruk,
Oke, Sebenarnya aku mau cerita ni, sedikit pengalaman yang pernah aku Rasakan kehidupan aku,
Jadi cerita nya gini,
Aku kenal banyak sekali orang orang, Tentu setelah kita mengenal nya kita akan berbagi cerita,
Baik canda atau duka,
Okee, Sebenarnya aku kesulitan sih untuk menceritakan ini, apalagi skill menulis ku sangat buruk , supaya gak lupa caranya menulis hehe..
Ketika kita kenal, usaha kan kita harus memahaminya dengan baik2, karna takut kita jadi terburu-buru menaruh taik dihati.
Lantas, gimana cara memahaminya...
Kita mulai lah bercerita kisah kita, walaupun kisah itu ngawur tapi ceritakan saja, kamu lihat reaksinya, tanggapan nya, kemudian kamu bisa minta dia menceritakan kisah dia juga,
Kemudian kalian ajak dia Main Game,
Tamat....
Seakan Tak ada ujung nya ketika aku mengetik sebuah pesan, Tulisan nya singkat tapi setidaknya mesti dibalas bukan???
Ku Ketik tulisan Vc pada dinding Whatsapp nya...
Satu menit kemudian ada tanda centang putih dua,
Kmudian menit selanjutnya diread, Hingga saat ini tidak dibalas!!
Apa Reaksi kalian?? Jika kalian menemui teman chatting seperti itu?
Sudahlah, Cukuplah sampai disini Cinta yang dlu kita bina kini telah layu didalam hati...
Bisa menyanyi pulak dah dikaw wak.
Eh, Auk wkwkwk padahal lagi bahas tentang chatting e.
Oke kita lanjutkan cerita nya...
Kemudian aku Memblokir kontak nya,
Apakah ini layak???
Sudah tentu...
Dari sini dapat disimpulkan bahwa dia tidak menganggap mu.
Kau ibarat orang yg terbuang, orang yang tak pernah ada, kau adalah ghaib,
Kamu Manusia tapi dianggap makhluk halus.
Kejam bukan??
Sungguh kejam kawan.
Mulai sekarang Cukuplah Aku yang dibikin gitu. Kalian Jangan ya, karena Hatiku ini hati hello kity Agak mudah tergores,
Satu pesan ku,
Jangan lupa makan ya,
Hidupmu harus semangat ya,
Kamu jangan semangat karena seseorang,
Kamu harus mampu bangkit sendiri,
Kamu harus bisa,
Dan ingat lagi,
Jangan insecure dengan kekurangan mu,
Buat lah kekurangan jadi kekuatan mu,
Kau bisa kawan,
Dan ingat pesan Sampai mati, jika perlu hapalkan sekali,
"Hiduplah Dan kerjakan lah Kebaikan Layaknya kau Akan Mati Besok"
" Anugrah terbesar adalah Tetap ingat Mati dan Selalu Bersyukur "
"Apa yang kau lihat, namun tak kau miliki, Ucapkanlah Itu hanya titipan Untuk nya, Dan Aku harus melihat titipan itu dalam pandangan anugrah, agar aku lebih meninggal kan hal dunia"
"Hidup Hanya antara Azan dan shalat,
Lahir diazankan Mati di Shalat kan,
Jadi untuk apa Bangga hidup Mewah jika tak dapat RidhoNYA"
Tumben ko bijak wak,
Heehe. Maklum lah wak,
Aku cume membagikan kate2 Yang dahAku bace dan aku anggap itu ilmu makanye Aku berbagi,siape tau dengan ini die bisa baik dapat pahale juge kawan wak,
Oo gitu, bijak sangat wak e,
Aku janji wak Akan
Sebenarnya Kisah ini dah lama, cuma baru kali ini ada kesempatan menulis, Maklumin aja lah, Asik sibuk bisnis...
Pas Tahun Baru 2021 inikan Ade berita Tongkang Menabrak Rumah diBatam,
Rumah itu pun Kopak sikit.
Untung nya tidak ada Korban,
Bukan disitu saje,
Upenye pondok laut kami juge Tumbang diBedal Gelombang,
Haaaa... Gini Cite die,
Pade Waktu Petang tu adelah Mak dengan abang saye Nak pegi mencari Sipot,
Tak lame pegi kelaot Alih Alih Abang saye Balik, Bagi Tau dengan Sedare2 lain bahwe Rumah Pondok dilaot Tumbang,
Ape Tak tekejut.
Berebutlah Turun kelaot, make cuace agak mendung tu,
Dengan Baju Kantor yang Meleret, Aku plus Pakai Topi Aku Langsung Turun
Ha itu poto saye Saat istirahat Bongkar Pondok tu...Wkwkwk, begeye sangat kan, Biaselh orang tengah semangat makan Kue Jagung
Lanjut ke Cite...
Sekali bongkar punya bongkar, didalam pondok tu tak ade jumpe Ular Anakonda de, Yang Banyak dijumpe Itulah Lipan beso merah menyale..
Ayyy lupa pulak ngambik foto die...
Sampai sini je dulu, kalo dilanjutkan bisa sampai due hari baru habis