Tampilkan postingan dengan label pemilik tanah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemilik tanah. Tampilkan semua postingan

Darah disebalik sendal




  ketika sang ratu mulai mendatangkan tuan tanh itu, cuaca sangatlah sungguh menggoda, burung - burung seolah olah menyiuli mereka berdua, matahari saat itu seakan cemburu dan menutup diri dibalik awan awan,

          '" oh...... sungguh bersih pemandangan hari ini mas"
ungkap ratu itu kepada tuan tanah tersebut,
           "iya, hari ini cuaca menyetujui rencana kita"

         disela pembicaraan mereka, aku terus saja mengikuti dan memperhatikan mereka, aku penasaran apa yang akan dilakukan tuan tanah itu kepada si ratu tsb.

            ratu itu mulai membuka peralatan yang dibawanya, peralatan itu nampaknya indah dan menarik jika aku lihat seketika itu,







    " lama sekali aku menantikan kedatangan mu ratu"

ungkap pemudfa itu dan memberi sesuatu yang dimintra ratu itu waktu dulu...

aku lihat itu seperti kunyit, padi , kacang dan jarum.

wah ..... ini sepertinya gak benar ni"

ungkap aku mulai tambah penasaran.

mereka berdua mulai melaksanakan ritualnya,
      sebelum itu aku telah mendengarkan perkataan mereka berduaa.

aku mau kita berdua tak terpisahkan" ucap pemilik tanah itu,

       yaaa,... aku akan membawa kamu ketempatku dan kita tak akn terpisah ;lagi,,
balas ratu itu.

kulihat matahari semakin mau tenggelam, aku mau pergi dan memberi tahukan warga bahwa tuan tanah diutara itu mengabdi pada makhluk halus.

aku mulai menggerakkan kaki ku untuk pergi, aku berusaha agar tidak terdengar mereka,
namun terjadi adalah, aku terpijak ranting kayu pada saat aku tidak melihat kebawah,

           prrrrrrraaaaaaaaakkkkkkkkkkkk....... ranting itu patah,
seketika mereka terganggu dan mulai melirik kekiri kekanan,

aduhhh... padahal sedikit lagi kamu akan masuk dialam ku, namun sepertinya ada yang menganggu"
ungkap ratu itu pada tuan tanah itu dengan sedikit kesal,

aku pun tidak mau menunggu dari semak semak itu aku lari pelan,

          dia ada disemak itu, aya tangkap kan dia"
ratu itu menyuruh tuan tanah itu menangkapku, aku terkejut dan tak karuan langsung melajukan lompatku,
 aku ikut jalan yang ada disitu, dengan lari sangat kuat aku mencoba memandang belakang ku, namun kulihat sma sekali tidak ada orang satupun,,
             uhhhh........ syukurlah , " ucapku sambil menyusut dadaku,

tungggggggg...............
kepalaku tertabrak kayu besar, setelah kulihat kedepan, ternyata itu ratu tadi..
       tidakkkkk..........:  ungkap ku lari kearah kanan darinya mengikuti jalan itu, aku lihat dia mengejarku dengan cara terbang, aku tak tahu arah lagi, kemna aku harus pergi,

seketuka aku melihat ada gubuk,
aku masuk ke gubuk itu dan bersembunyi didalamnya, hari sudah sangat malam, aku tidak ada cahaya dan tidak ada lampu, aku laksana malam yang tak terlihat, mataku gelap seolaah buta

          woyyy bangun....
suara kawanku memanggil, hari sudah pagi ni,

ah........... aku terlelap kali tidur kali ini, aku bangun dan keluar menghiorup udara segar di perkemahan ku,
aku melihat ada darah dikaki ku, apakah aku bermimpi?????????????